Masjid Go Digital Digelar di Wisma Kutarang Lama, Dorong Transformasi Dakwah Berbasis Teknologi
Aceh Utara — Upaya mendorong transformasi pengelolaan masjid berbasis teknologi terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Masjid Go Digital yang digelar di Wisma Kutarang Lama. Kegiatan ini disponsori oleh Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran masjid di era digital.
Program Masjid Go Digital bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam memanfaatkan teknologi informasi, baik untuk manajemen administrasi, transparansi keuangan, hingga penguatan dakwah melalui platform digital. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga keagamaan dari berbagai kecamatan.
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban umat yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, digitalisasi masjid menjadi langkah strategis untuk menjangkau generasi muda dan memperluas syiar Islam secara lebih efektif.
“Melalui program ini, kami berharap pengurus masjid dapat mengelola kegiatan keagamaan secara lebih modern, transparan, dan akuntabel, tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat Islam,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan terkait pemanfaatan media sosial, sistem informasi masjid, pengelolaan konten dakwah digital, serta penggunaan aplikasi pendukung untuk administrasi dan laporan keuangan masjid. Materi disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman di bidang teknologi dan pengelolaan masjid.
Salah seorang peserta mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai program Masjid Go Digital memberikan wawasan baru bagi pengurus masjid agar lebih siap menghadapi tantangan dakwah di era digital.
Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara berharap masjid-masjid di wilayahnya mampu bertransformasi menjadi pusat ibadah dan pembinaan umat yang adaptif, inovatif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.





